Untuk Si Dia Yang Berakal Mahasiswa, Akal Mahasiswa, Bukan hanya untuk dicetak ikut pasaran industri, Dilonggok seperti robot dikilang-kilang, Sedang perkataan Maha itu harusnya bersifat alami. Dia itu berakal Mahasiswa, Jadi benarkan dia itu dengan ilmu,semangat dan harapan, Jadikan universiti yang saban lama gersang dengan manusia robot , Hidup semula sebagai markas keilmuwan, Berserakan cahaya ilmu itu hingga marhaen turut merasai silaunya. Biar cahaya itu bisa menembusi jiwa-jiwa sang egoistik. Dia itu berakal Mahasiswa, Jiwanya sensitif dengan sentuhan ketirisan dan kebobrokan birokrasi, Yang salah harus terus ditentang, Yang benar harus terus diangkat. Itulah si dia yang berakal mahasiswa. Jalan terus Mahasiswa, Ini bayaran untuk mereka yang berjuang, Memang fitrah kita takkan dahulunya dijulang, Mungkin kita bisa sahaja terbuang, Demi satu harapan dan mimpi akan satu detik nanti lahirnya institusi universiti yang matang. Mereka telah bangkit Dari buk...